Laluia duduk di hadapan Rasulullah dan menyandarkan lututnya pada lutut Rasulullah dan meletakkan tangannya diatas paha Rasulullah, selanjutnya ia berkata," Hai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang Islam " Rasulullah menjawab,"Islam itu engkau bersaksi bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Alloh dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Alloh, engkau mendirikan sholat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Romadhon dan mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya."
Ayatayat dan hadits-hadits tersebut di atas telah menegaskan akan wajibnya mengikuti tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam beramal. Barang siapa yang beramal tidak sesuai dengan tuntunan Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam maka amalannya akan ditolak alias tidak diterima, meskipun amalannya besar, meskipun amalan itu telah membudaya di kalangan kaum muslimin ataupun amalan tersebut kelihatannya menurut kaca mata sebagian orang baik. Pendek kata yang harus dijadikan
Pertamakita akan simak tujuan pertamanya, yaitu bahwa menikah itu mengikuti tuntunan para Nabi dan Rasul. Betul sekali sahabat, Apanya yang betul yah? Maksudnya, betul sekali bila ada yang menyampaikan bahwa menikah itu merupakan jalan yang dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul Allah SWT.
9smY. EPISODE Tafsir Al-Mishbah kali ini membahas tentang surah ke-48, yaitu surat Al-Fath ayat 8-14. Ayat ini lanjutan dari ayat-ayat sebelumnya yang berbicara tentang kemenangan yang dianugerahi Allah pada rasul-Nya, salah satunya tentang Perjanjian Hudaibiyah. Allah berfi rman pada ayat ke-8, "Sesungguhnya Kami Allah mengutusmu Nabi Muhammad sebagai saksi, juga memberi berita gembira dan memberi peringatan". Nabi Muhammad SAW ialah saksi yang berfungsi menunjukkan kebenaran yang benar dan menampik kebenaran yang dianggap benar oleh yang salah. Sosok Nabi Muhammad SAW menjadi tolok ukur bagi umat manusia. Jika perbuatan kita sejalan dengan perbuatannya, apa yang kita lakukan ialah benar, begitu pun sebaliknya. Nabi Muhammad SAW menampilkan kebaikan bagi umat manusia, begitu juga seluruh umat Islam wajib menampilkan perilaku yang baik agar menjadi teladan bagi orang lain. Pada ayat 9, umat Islam diimbau memperbanyak mengucap kalimat syahadat sebagaimana Nabi Muhammad pun sering mengucapkan syahadat. Mengucapkan kalimat syahadat berfungsi memperbarui iman kita karena dalam kehidupan sehari-hari keyakinan kita dapat mengalami erosi. Memperbanyak mengucap kalimat syahadat dapat membuat kita senantiasa berpegang teguh pada Allah SWT. Kemudian ayat ke-10 mengisahkan tentang janji setia Nabi Muhammad dan para sahabatnya untuk berangkat berjihad atau Perjanjian Hudaibiah. Janji setia yang diucapkan para sahabat kepada Nabi Muhammad sesungguhnya tengah berjanji kepada Allah SWT. Allah SWT mendukung mereka yang telah berjanji. Jika mereka menepati janjinya, Allah akan menganugerahkan ganjaran yang besar. Sebaliknya, jika mengingkari janji, mereka juga akan mendapat balasan yang setimpal. Ayat ke-11 menjelaskan bahwa para penduduk yang tidak ikut dengan Nabi Muhammad bukan karena mereka sibuk menjaga harta dan keluarganya, melainkan karena mereka takut mati dan tidak dapat kembali. Mereka mengucapkan hal yang berbeda dengan apa yang ada di dalam hati mereka. Mereka meragukan ketetapan Allah dan mendustai hatinya. Ayat-ayat selanjutnya menjelaskan agar kita tidak bersangka buruk, apalagi terhadap Allah SWT. Kita tidak pernah tahu apa yang ada di balik ketetapanketetapan-Nya. Pelajaran yang dipetik Nabi Muhammad sebagai saksi menjadi bukti kebenaran agama Islam dan kebenaran yang disampaikan sebelumnya sekaligus menjadi saksi yang menampik kebatilan yang ada. Seorang yang beriman ialah ia yang mampu menepati janjinya. Sebaliknya, orang tidak beriman akan beringkar janji. Tiap-tiap dari mereka akan menanggung akibat dan risiko dari sifatnya. Pelajaran lain yang dapat dipetik umat manusia bahwa mengikuti tuntunan Allah SWT dan mengikuti rasul-Nya akan membawa kita menemukan kebaikan. Aiw/H-3
Meneladani Rasulullah SAW. Oleh Ratna Ajeng Tejomukti Mulyadi berbagi tiga kunci meneladani Rasul. Yaitu, keikhlasan beribadah, kesungguhan, dan kesesuaian dengan sunah. Ibadah yang dilakukan pun harus seimbang tidak hanya berhubungan dengan Allah SWT, tetapi juga dengan sesama manusia. "Ibadah Rasul bukan ibadah yang antisosial," kata dia. Selain itu, kata dia, agar sosok Rasul dapat hidup dalam kehidupan sehari-hari, jadikan figur Rasul sebagai idola dan teladan. Perbanyak menelaah sirah Rasulullah, baik lewat berbagai referensi buku maupun mendatangi majelis Majelis Taklim an-Nurmaniyah Kebon Jeruk Jakarta Barat, Ustazah Nurma Nugraha, menyatakan, kepribadian Nabi patut dipuji. Bahkan, Allah SWT pun memuji akhlak yang dimiliki oleh Nurma, umat non-Muslim pun menggagumi teladan Rasulullah meskipun tidak memeluk agama Islam. Ibadah yang dilakukan Rasulullah luar biasa ketika menjalankan shalat. "Kakinya sampai bengkak," kata surga bukan hanya gratis ditujukan pada Rasulullah SAW. Dengan empat sifat yang dimiliki oleh Rasulullah, dapat diteladani dengan baik. Nurma pun mencontohkan ketika Anas bin Malik selalu berbuat baik pada Rasul. Rasul bertanya padanya apa yang diharapkan dari perbuatan baik menjawab, ingin bersama Rasul di dalam surga. Maka, rasul memerintahkan agar memperbanyak sujud pada Allah SWT. Untuk dapat meneladani rasul, Nurma mengatakan latihan terus-menerus dengan segala teladan yang diajarkan Rasul. "Kita harus dapat belajar dengan alim ulama dan mempelajari tuntunan Rasul dari mereka,โ mengikuti tuntunan Rasul, berpengaruh pada moral dan ekonomi yang lebih baik. Mereka tidak hanya fokus mengejar harta benda, bahkan mengumbar nafsu syahwat saja.
ALLAH SWT mengutus para Nabi dan Rasul kepada manusia agar mau mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan-Nya. Perjuangan para Nabi dan Rasul berat sekali. Banyak berkorban dan menderita. Mengapa Allah tidak memaksa saja kepada manusia agar mereka beriman tanpa harus sulit-sulit dengan mengajaknya lewat perantara? BACA JUGA Kalimat dari Rasulullah yang Disukai Umar bin Khattab Sebenarnya Allah mampu memaksa manusia untuk beriman kepada-Nya. Tapi Allah tidak mau melakukan itu. Bagi Allah, mengutus Rasul yang bertugas untuk memaksa setiap umat di zamannya mudah saja. Allah SWT berfirman, ุฅูู ูููุดูุฃู ููููุฒูููู ุนูููููููู
ู
ูููู ูฑูุณููู
ูุงูุกู ุกูุงููุฉู ููุธููููุชู ุฃูุนููููฐููููู
ู ููููุง ุฎููฐุถูุนูููู โJika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.โ Asy-Syuโara Ayat 4. Pernah juga Allah mengutus Nabi dan Rasul dengan diberi kekuatan yang dahsyat dengan memaksa segala yang ada di atas bumi pada masanya untuk tunduk kepadanya. Misalnya, ketika Allah mengutus Nabi Sulaiman Beliau menguasai angin, memiliki pasukan tentara kuat yang terdiri dari manusia dan jin. Nabi Sulaiman juga menguasai segala macam hewan dan paham bahasa hewan serta dijamin akan menang jika melawannya. Dengan gampang Allah mencipta Nabi dan Rasul seperti itu. Tapi Allah tidak mau melakukannya untuk semua Rasul-Nya. BACA JUGA Jangan Salah, Ini 4 Perbedaan Nabi dan Rasul Allah menghendaki agar manusia datang kepada-Nya dengan pilihan hatinya sendiri. Itulah bedanya antara manusia dengan makhluk lainnya. Manusia diminta dengan kesadarannya untuk beriman dan menyatakan, โAku memilih keimanan dan ketaatan kepada-Mu, aku menjauhi semua larangan-Mu dengan menggunakan hak pilihanku yang Engkau berikan kepadaku agar pahala dan ganjaranku di sisi-Mu besar. Ya Tuhan, aku datang kepada-Mu dengan pilihanku sendiri mengikuti jalan-Mu yang lurus. Wallahu aโlam bishawwab. [] Referensi Anda Bertanya Islam Menjawab/Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Syaโrawi
Alhamdulillah hamdan katsiron thoyyiban mubarokan fih kamaa yuhibbu Robbuna wa yardho, wa asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa asy-hadu anna Muhammadan abduhu wa rosuluh. Allahumma sholli ala Nabiyyina Muhammad wa ala alihi wa shohbihi wa sallam. Saudaraku yang semoga selalu mendapatkan taufik Allah Taโala. Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam adalah penutup para Nabi, tidak ada Nabi lagi sesudah beliau. Beliau shallallahu alaihi wa sallam memiliki kedudukan yang mulia dengan syafaโat al uzhma pada hari kiamat kelak. Itulah di antara keistimewaan Abul Qosim, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Seorang muslim punya kewajiban mencintai beliau shallallahu alaihi wa sallam lebih dari makhluk lainnya. Inilah landasan pokok iman. Saudaraku, itulah yang harus dimiliki setiap muslim yaitu hendaklah Nabinya lebih dia cintai dari makhluk lainnya. Mari kita simak bersama firman Allah Taโala, ูููู ุฅููู ููุงูู ุขูุจูุงุคูููู
ู ููุฃูุจูููุงุคูููู
ู ููุฅูุฎูููุงููููู
ู ููุฃูุฒูููุงุฌูููู
ู ููุนูุดููุฑูุชูููู
ู ููุฃูู
ูููุงูู ุงููุชูุฑูููุชูู
ููููุง ููุชูุฌูุงุฑูุฉู ุชูุฎูุดููููู ููุณูุงุฏูููุง ููู
ูุณูุงูููู ุชูุฑูุถูููููููุง ุฃูุญูุจูู ุฅูููููููู
ู ู
ููู ุงูููููู ููุฑูุณูููููู ููุฌูููุงุฏู ููู ุณูุจูููููู ููุชูุฑูุจููุตููุง ุญูุชููู ููุฃูุชููู ุงูููููู ุจูุฃูู
ูุฑููู ููุงูููููู ููุง ููููุฏูู ุงููููููู
ู ุงููููุงุณูููููู โKatakanlah Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.โ QS. At Taubah 24. Ibnu Katsir mengatakan, โJika semua hal-hal tadi lebih dicintai daripada Allah dan Rasul-Nya, serta berjihad di jalan Allah, maka tunggulah musibah dan malapetaka yang akan menimpa kalian.โ Tafsir Al Qurโan Al Azhim, 4/124. Ancaman keras inilah yang menunjukkan bahwa mencintai Rasul dari makhluk lainnya adalah wajib. Bahkan tidak boleh seseorang mencintai dirinya hingga melebihi kecintaan pada nabinya. Abdullah bin Hisyam berkata, โKami pernah bersama Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan beliau memegang tangan Umar bin Khaththab โradiyallahu โanhu-. Lalu Umar โradhiyallahu โanhu- berkata, ูุฃูุช ุฃุญุจ ุฅูู ู
ู ูู ุดูุก ุฅูุง ู
ู ููุณู โYa Rasulullah, sungguh engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali terhadap diriku sendiri.โ Kemudian Nabi shallallahu โalaihi wa sallam berkata, ูุง ูุงูุฐู ููุณู ุจูุฏู ุญุชู ุฃููู ุฃุญุจ ุฅููู ู
ู ููุณู โTidak, demi yang jiwaku berada di tangan-Nya imanmu belum sempurna. Tetapi aku harus lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.โ Kemudian โUmar berkata, ูุฅูู ุงูุขู ูุงููู ูุฃูุช ุฃุญุจ ุฅูู ู
ู ููุณู โSekarang, demi Allah. Engkau Rasulullah lebih aku cintai daripada diriku sendiri.โ Kemudian Nabi shallallahu โalaihi wa sallam berkata, ุงูุขู ูุง ุนู
ุฑ โSaat ini pula wahai Umar, imanmu telah sempurna.โ HR. Bukhari [Bukhari 86-Kitabul Iman wan Nudzur, 2-Bab Bagaimana Nabi shallallahu โalaihi wa sallam bersumpah] Al Bukhari membawakan dalam kitabnya Bab Mencintai Rasul shallallahu โalaihi wa sallam adalah bagian dari iman. An Nawawi membawakan dalam Shahih Muslim Bab-Wajibnya Mencintai Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam lebih dari kecintaan pada keluarga, anak, orang tua, dan manusia seluruhnya. Dalam bab tersebut, Anas bin Malik mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda, ูุงู ููุคูู
ููู ุฃูุญูุฏูููู
ู ุญูุชููู ุฃูููููู ุฃูุญูุจูู ุฅููููููู ู
ููู ููููุฏููู ููููุงููุฏููู ููุงููููุงุณู ุฃูุฌูู
ูุนูููู โSalah seorang di antara kalian tidak akan beriman sampai aku lebih dia cintai daripada anaknya, orang tuanya bahkan seluruh manusia.โ HR. Bukhari dan Muslim Semua Cinta Butuh Bukti Cinta bukanlah hanya klaim semata. Semua cinta harus dengan bukti. Di antara bentuk cinta pada Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah ittibaโ mengikuti, taat dan berpegang teguh pada petunjuknya. Karena ingatlah, ketaatan pada Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah buah dari kecintaan. Penyair Arab mengatakan ูููู ููุงูู ุญูุจูููู ุตูุงุฏููุงู ููุฃูุทูุนูุชููู ุฅูููู ุงูู
ูุญูุจูู ููู
ููู ููุญูุจูู ู
ูุทูููุนู Sekiranya cintamu itu benar niscaya engkau akan mentaatinya Karena orang yang mencintai tentu akan mentaati orang yang dicintainya Cinta pada Nabi shallallahu โalaihi wa sallam bukanlah dengan melatunkan nasyid atau pun syaโir yang indah, namun enggan mengikuti sunnah beliau. Hakikat cinta pada Nabi shallallahu โalaihi wa sallam adalah dengan mengikuti ittibaโ setiap ajarannya dan mentaatinya. Semakin seseorang mencintai Nabinya maka dia juga akan semakin mentaatinya. Dari sinilah sebagian salaf mengatakan ููุฐุง ูู
ุง ููุซูุฑู ุงูุฃุฏุนูุงุก ุทูููุจูุง ุจุงูุจุฑูุงู ,ูููู ุฅููู ููููุชูู
ู ุชูุญูุจููููู ุงูููููู ููุงุชููุจูุนููููู ููุญูุจูุจูููู
ู ุงูููููู Tatkala banyak orang yang mengklaim mencintai Allah, mereka dituntut untuk mendatangkan bukti. Allah Taโala berfirman yang artinya โKatakanlah Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.โ QS. Ali Imron 31 Seorang ulama mengatakan ููููุณู ุงูุดููุฃููู ุฃููู ุชูุญูุจูู ููููููู ุงูุดููุฃููู ุฃููู ุชูุญูุจู Yang terpenting bukanlah engkau mencintai-Nya. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa dicintaiNya. Yang terpenting bukanlah engkau mencintai Nabimu. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa mendapatkan cinta nabimu. Begitu pula, yang terpenting bukanlah engkau mencintai Allah. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa dicintai-Nya. Lihat Syarh โAqidah Ath Thohawiyah, 20/2 Allah sendiri telah menjelaskan bahwa siapa pun yang mentaati Rasul-Nya berarti dia telah mentaati-Nya. Allah Taโala berfirman, ู
ููู ููุทูุนู ุงูุฑููุณูููู ููููุฏู ุฃูุทูุงุนู ุงูููููู ููู
ููู ุชููููููู ููู
ูุง ุฃูุฑูุณูููููุงูู ุนูููููููู
ู ุญููููุธูุง โBarangsiapa yang mentaati Rasul, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling dari ketaatan itu, maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.โ QS. An-Nisaโ 80 Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga memerintahkan kita untuk berpegang teguh pada ajarannya. Sebagaimana hal ini terdapat dalam hadits, ููุนูููููููู
ู ุจูุณููููุชูู ููุณููููุฉู ุงููุฎูููููุงุกู ุงูุฑููุงุดูุฏูููู ุงููู
ูููุฏููููููู ุนูุถูููุง ุนูููููููุง ุจูุงููููููุงุฌูุฐู โBerpegangteguhlah dengan sunnahku dan sunnah khulafaโur rosyidin yang mendapatkan petunjuk dalam ilmu dan amal. Pegang teguhlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian.โ HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban. At Tirmidizi mengatakan hadits ini hasan shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targhib wa At Tarhib no. 37 Salah seorang khulafaโur rosyidin dan manusia terbaik setelah Nabi shallallahu alaihi wa sallam, yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu anhu mengatakan, ููุณูุชู ุชูุงุฑูููุง ุดูููุฆูุง ููุงูู ุฑูุณููููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูู ุณููููู
ู ููุนูู
ููู ุจููู ุฅููููุง ุนูู
ูููุชู ุจููู ุฅููููู ุฃูุฎูุดูู ุฅููู ุชูุฑูููุชู ุดูููุฆูุง ู
ููู ุฃูู
ูุฑููู ุฃููู ุฃูุฒูููุบู โTidaklah aku biarkan satupun yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang.โ HR. Abu Daud no. 2970. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa atsar ini shohih Itulah saudaraku di antara bukti seseorang mencintai nabinya โshallallahu alaihi wa sallam- yaitu dengan mentaati, mengikuti dan meneladani setiap ajarannya. Kebalikan dari Cinta Dari penjelasan di atas terlihat bahwa di antara bukti cinta adalah mentaati dan ittibaโ pada Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Berarti kebalikan dari hal ini adalah enggan mentaatinya dan melakukan suatu ibadah yang tidak ada ajarannya. Karena sebagaimana telah kami jelaskan di muka bahwa setiap orang pasti akan mentaati dan mengikuti orang yang dicintai. Dari sini berarti setiap orang yang melakukan suatu ajaran yang tidak ada tuntunan dari Nabinya dan membuat-buat ajaran baru yang tidak ada asal usulnya dari beliau, walaupun dengan berniat baik dan ikhlash karena Allah Taโala, maka ungkapan cinta Nabi pada dirinya patut dipertanyakan. Karena ingatlah di samping niat baik, seseorang harus mendasari setiap ibadah yang dia lakukan dengan selalu mengikuti tuntunan Nabinya shallallahu alaihi wa sallam. Itulah yang engkau harus pahami saudaraku, sebagaimana engkau akan mendapati hal ini dalam perkataan Al Fudhail berikut. Al Fudhail bin Iyadh tatkala berkata mengenai firman Allah, ููููุจูููููููู
ู ุฃููููููู
ู ุฃูุญูุณููู ุนูู
ูููุง โSupaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.โ QS. Al Mulk [67] 2, beliau mengatakan, โyaitu amalan yang paling ikhlas dan showab mencocoki tuntunan Nabi shallallahu alaihi wa sallam.โ Lalu Al Fudhail berkata, โApabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu alaihi wa sallam, amalan tersebut tidak akan diterima. Begitu pula, apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu alaihi wa sallam namun tidak ikhlas, amalan tersebut juga tidak akan diterima.โ Jamiโul Ulum wal Hikam, hal. 19 Perkataan Fudhail di atas memiliki dasar dari sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Beliau shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, ู
ููู ุนูู
ููู ุนูู
ููุงู ููููุณู ุนููููููู ุฃูู
ูุฑูููุง ูููููู ุฑูุฏูู โBarangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.โ HR. Muslim no. 1718 Itulah saudaraku yang dikenal dengan istilah bidโah. Amalan apa saja yang tidak mengikuti tuntunan beliau shallallahu alaihi wa sallam akan tertolak, walaupun yang melakukan berniat baik atau ikhlash. Karena niat baik semata tidaklah cukup, sampai amalan seseorang dibarengi dengan megikuti tuntunan Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Perkataan Fudhail di atas hampir serupa dengan perkataan Ibnu Rajab Al Hambali. Beliau rahimahullah mengatakan, โApabila suatu amalan diniatkan bukan untuk mengharap wajah Allah, pelakunya tidak akan mendapatkan ganjaran. Begitu pula setiap amalan yang bukan ajaran Allah dan Rasul-Nya, maka amalan tersebut tertolak. Segala sesuatu yang diada-adakan dalam agama tanpa izin dari Allah dan Rasul-Nya, maka perkara tersebut bukanlah agama sama sekali.โ Jamiโul Ulum wal Hikam, hal. 77 Setelah kita mengetahui muqodimah di atas, sekarang kita akan menelusuri lebih jauh, apakah betul cinta Nabi harus dibuktikan dengan mengenang hari kelahiran beliau dalam acara maulid Nabi sebagaimana yang dilakukan sebagian kaum muslimin? Silakan simak pembahasan dalam posting selanjutnya. -Bersambung insya Allah pada posting selanjutnya- Seri Pertama dari Tiga Tulisan Antara Cinta Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan Maulid Nabi Oleh Muhammad Abduh Tuasikal Baca Juga Inilah Faedah Bagi yang Mencintai Nabinya Teladan Sahabat dalam Mencintai Nabi
brightenmanabung brightenmanabung Jawabanmengimani seluruh isi Al Qur'antunduk dan patuh terhadap seluruh perintah Allah dan Rasulullah Iklan Iklan Aisyahkis9 Aisyahkis9 Jawabanberiman dari dalam Alquran dan hadisdan menandakan bahwa kita taat kepada perintah Allah dan rasul-nya Iklan Iklan
dengan mengikuti tuntunan rasul manusia akan